6 Alasan Xavi Bakal Sukses di Barcelona: DNA La Masia, Disiplin, dan Dani Alves

6 Alasan Xavi Bakal Sukses di Barcelona: DNA La Masia, Disiplin, dan Dani Alves

Diposting pada

 14 total views,  1 views today

Perkenalan Xavi sebagai pelatih baru Barcelona (c) Barcelona Twitter

Perkenalan Xavi sebagai pelatih baru Barcelona (c) Barcelona Twitter

Bola.net – Xavi akan debutnya sebagai pelatih Barcelona akhir pekan ini. Laga pertama bagi pelatih 41 tahun itu adalah saat Barcelona menjamu Espanyol di pekan ke-14 La Liga 2021/2022.

Setelah masa sulit bersama Ronald Koeman, Xavi diharapkan bisa menjadi ‘dewa penolong’ Barcelona musim ini. Xavi diharapkan bisa menjadi ‘Pep Guardiola baru’ yang membawa klub ke arah kejayaan. Sebelum meneken kontrak di Barcelona, ​​Xavi hanya pernah melatih Al Sedih. Dia punya tujuh trofi dalam dua tahun karir di Al Sadd. Tapi, catatan itu dianggap tidak cukup mengingat mengingat level kompetisi sepak bola di Qatar.

Xavi memang belum teruji pada top level di Eropa, sebagai pelatih. Tapi, bukan berarti tidak ada peluang untuk meraih sukses. Berikut adalah enam alasan mengapa Xavi bakal sukses bersama Barcelona.

1 dari 7 halaman

Ide yang Jelas

Xavi ketika diperkenalkan sebagai pelatih baru Barcelona, ​​8 November 2021. (c) AP Photo

Sejak era Ernesto Valverde, Barcelona secara tidak langsung meninggalkan tiki-taka. Sesuatu yang tidak akan terjadi pada era Xavi. Hasil karya Xavi sudah tampak di Al Sadd, walau belum cukup teruji.

“Hanya dengan bekerja keras kami bisa mendapatkan hasil yang baik. Kami juga ingin memainkan sepak bola yang cantik,” kata Xavi.

Santi Cazorla, pemain yang dibawakan Xavi ke Al Sadd untuk menerjemahkan ide bermain tiki -taka di lapangan, berkata: “Dia ingin tim yang menguasai bola dan latihan berdasar pada rondo, penguasaan bola dan permainan posisi. Sungguh, ini murni ‘sekolah Barca’.” kata Cazorla.

2 dari 7 halaman

DNA Sukses La Masia

Pemain Barcelona Ansu Fati. (c) Foto AP

La Masia telah terbukti sebagai salah satu fondasi sukses Barcelona di masa lalu, bahkan juga Timnas Spanyol. Tak semua jebolan La Masia sukses, tetapi tidak sedikit pula yang membawa kejayaan bagi Barcelona.

Xavi lahir dan besar di La Masia. Dia tentu tahu bahwa kekuatan Barcelona bisa datang dari La Liga. Di tangan Xavi, jebolan La Masia seperti Eric Garcia, Ansu Fati, Gavi, dan Nico Gonzalez mungkin bisa meraih sukses di masa depan.

Penyerang Barcelona, Ousmane Dembele (c) AP Photo 3 dari 7 halaman

Disiplin dan Harmonis

Penyerang Barcelona, Ousmane Dembele (c) AP Photo

Penyerang Barcelona, ​​Ousmane Dembele (c) Foto AP

Pada era Ronald Koeman, ruang ganti Barcelona dilaporkan tidak begitu harmonis. Koeman punya hubungan yang sulit dengan sejumlah pemain senior. Dia juga tidak selaras dengan pemain seperti Riqui Puig.Xavi memperbaiki masalah ini secara perlahan. dimulai dengan aturan ketat yang diterapkan. Xavi punya 10 aturan pokok yang harus dipatuhi pemain. Ousmane Dembele didenda hanya karena telat latihan selama tiga menit!Lalu, Xavi juga dekat dengan pemain. Beberapa pemain adalah rekannya sejak dulu. Xavi bisa membangun tim yang kompak, di dalam dan luar lapangan.

Pemain Barcelona, Frenkie de Jong (c) AP Photo 4 dari 7 halaman

Kualitas PemainXavi ketika diperkenalkan sebagai pelatih baru Barcelona, 8 November 2021. (c) AP Photo

Pemain Barcelona, Frenkie de Jong (c) AP Photo

Pemmain Barcelona, ​​Frenkie de Jong (c) Foto AP

Barcelona sejatinya punya pemain yang berada di level atas. Tidak ada yang perlu diragukan dari skuad klub asal Catalan. Xavi bahkan bisa ‘pusing’ memilih siapa yang terbaik.Posisi gelandang misalnya, Xavi bisa memilih antara Pedri, Gavi, Sergio Busquets, dan Frenkie de Jong. Lalu, masih ada Philippe Coutinho dan Sergi Roberto yang jadi pertimbangan.Hal yang sama terjadi di lini depan. Jika Luke de Jong diragukan, masih ada nama Memphis Depay, Ousmane Dembele, dan Ansu Fati.

5 dari 7 halaman

Faktor Dani Alves

Dani Alves saat resmi diperkenalkan sebagai rekrutan baru Barcelona di Camp Nou, Rabu (17/11/2021). (c) Foto AP

Pada usia 38 tahun, apa yang bisa diberikan Dani Alves?Mungkin, Alves tidak akan bermain setiap pertandingan. Tapi, bukan hal teknis yang diharapkan Barcelona dari Alves. Barcelona berharap Alves bisa menyuntikkan mental juara pada skuad muda mereka.Alves punya banyak cerita indah bersama Barcelona, ​​juga tim lain yang pernah dibelanya. Masih ingat cerita sukses Brasil di Olimpiade Tokyo lalu? Siapa yang menjadi kapten? Dani Alves!Dani Alves bisa menjadi ‘pendongeng’ tentang kejayaan Barcelona. Lalu, jika itu diresapi dengan baik oleh Pedri dan kolega, mungkin mereka punya keinginan sesukses Dani Alves.

Manajer baru Barcelona, Xavi Hernandez (c) FC Barcelona Official 6 dari 7 halaman

(Kalau) Tidak Ada Luka

Manajer baru Barcelona, ​​Xavi Hernandez (c) Resmi FC Barcelona

Xavi membawa banyak hal baru ke Camp Nou, termasuk merombak tim pelatih yang dibentuk Koeman. Xavi membawa tujuh orang yang akan di bawah pengawasannya sebagai asisten pelatih Barcelona.Salah satu asisten Xavi adalah Ivan Torres. Dia punya spesialisasi pelatih fisik. Bagi Barcelona, ​​ini adalah peran penting. Sebab, pada era Koeman, ada banyak pemain sukses yang diyakini karena metode latihan fisik tidak tepat.Jika Xavi dan Torres menekan risiko cedera pemain, bukan tidak mungkin sukses akan menghampiri Barcelona pada musim ini.

7 dari 7 halaman

Klasemen Liga Spanyol

Read More