Awas, Ibu Hamil yang Terinfeksi Covid-19 Banyak yang Tidak Bergejala

Diposting pada

 448 total views,  1 views today

Suara.com – Meski data tentang hasil kelahiran dan Covid- 19 terbatas, dua laporan federal baru menemukan bahwa lebih dari setengah perempuan hamil yang terinfeksi virus tidak menunjukkan gejala.

Dilansir dari New York Post, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) pada hari Rabu menerbitkan rilis awal untuk dua laporan yang berkaitan dengan kehamilan dan COVID-19.

 

Satu laporan menemukan bahwa di antara 598 perempuan hamil yang dirawat di rumah sakit dengan COVID-19, 55 persen tidak menunjukkan gejala saat masuk.

“Kebijakan pengujian berdasarkan gejala yang muncul mungkin melewatkan banyak infeksi SARS-CoV-2 selama kehamilan,” kata laporan CDC.

Dalam studi yang sama, sekitar 16 persen dari 272 perempuan hamil yang menunjukkan gejala virus membutuhkan perawatan intensif, sementara hampir 9 persen menjalani ventilasi mekanis invasif dan dua perempuan meninggal.

Tak satu pun dari hasil ini terjadi di antara perempua  hamil tanpa gejala, CDC melaporkan.

Gejala yang paling sering dilaporkan adalah demam atau menggigil dan batuk.

 

Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

Baik perempuan yang bergejala maupun tanpa gejala mengalami keguguran, yang mencapai sekitar 2 persen dari jumlah kehamilan.

Selain itu juga dicatat bahwa kelahiran prematur di antara perempuan yang bergejala kira-kira tiga kali lebih sering daripada di antara kasus-kasus tanpa gejala; 23 persen vs, 8 persen, masing-masing.

Laporan CDC kedua yang diterbitkan Rabu menemukan tingkat kasus tanpa gejala yang lebih tinggi di antara perempuan hamil yang dirawat karena alasan kebidanan pada 81 persen atau 50 dari 62 wanita.