Brahim Diaz Impresif, si No.10 Baru untuk AC Milan

Brahim Diaz Impresif, si No.10 Baru untuk AC Milan

Diposting pada

 30 total views,  1 views today

Bintang AC Milan, Brahim Diaz merayakan gol ke gawang Sampdoria, Selasa (24/8/2021) (c) ACM

Bintang AC Milan, Brahim Diaz merayakan gol ke gawang Sampdoria, Selasa (24/8/2021) (c) ACM

Bola.net – Brahim Diaz jadi aktor kemenangan AC Milan atas Sampdoria di Serie A 2021/22, Selasa (24/8/2021). Dia mencetak satu-satunya gol dalam kemenangan 1-0 untuk Rossoneri.

Tiga poin ini berawal dari langkah apik pertama Milan memasuki musim 2021/22. Pasukan Stefano Pioli tampak percaya diri dan siap bersaing di level top.

Milan bermain tepat untuk mengatasi pertahanan Sampdoria yang cukup rapat. Brahim Diaz tidak bermain di sayap, tapi diturunkan di lini tengah untuk mengisi pos gelandang no.10.

Keputusan Pioli ini terbukti tepat, Diaz bermain sangat baik dan jadi aktor kemenangan Milan.

Lalu apa katanya?

1 dari 2 halaman

Tepat turunkan Diaz

Musim lalu, posisi no.10 diisi oleh Hakan Calhanoglu, kini Pioli harus mencari pemain baru dan pilihannya jatuh kepada Diaz.

Keputusan ini tepat di laga kontra Sampdoria, Diaz bertemu bola dari lini tengah dan membuat pertahanan lawan kerepotan.

“Sampdoria bermain baik secara defensif. Menarik turun posisi Diaz memberi kami superioritas di lini tengah agar tidak selalu kehilangan bola,” ujar Pioili di Football Italia.

“Saya puas kami berhasil menang dan berusaha mengejar gol kedua. cedera Franck Kessie, saya tahu kami telah bersiap dengan baik ng.”

2 dari 2 halaman

Brahim si no.10

Pioli yakin, performa Diaz sejauh ini sudah cukup untuk membuat penggemar Milan bersemangat. Diaz tampak sangat cocok mengisi pos gelandang no.10, dia punya kreativitas dan visi bermain apik.

“Sudah jelas apa yang dirasakan penggemar tentang performanya saat lawan Juventus lalu. Saat itu saya memilihnya lebih karena keputusan taktik,” sambung Pioli.

“Saya selalu puas dengan dia. Dia punya karakter tangguh dan dia sangat percaya diri. Dia punya segalanya untuk mempertahankan posisi dalam tim.”

“Kami memiliki persaingan yang lebih ketat dengan persaingan ketat dalam tim,” tutupnya.

Sumber: Football Italia


Read More