Chelsea Merekrut Romelu Lukaku Diklaim Sebagai Keputusan Yang Salah, Sepakat?

Chelsea Merekrut Romelu Lukaku Diklaim Sebagai Keputusan Yang Salah, Sepakat?

Diposting pada

 27 total views,  1 views today

Bomber Belgia, Romelu Lukaku merayakan gol ke gawang Rusia, Minggu (13/6/2021) (c) AP Photo Bomber Belgia, Romelu Lukaku merayakan gol ke gawang Rusia, Minggu (13/6/2021) (c) AP Photo

Bola.net – Banyak yang yakin kalau Chelsea akan semakin kuat dengan kehadiran Romelu Lukaku di lini produksi. Namun sang mantan pemain, Glen Johnson, punya pandangan yang berbeda.

Chelsea menunjukkan nafsunya merekrut penyerang baru di bursa transfer musim panas ini. awalnya, juara bertahan Liga Champions tersebut cukup erat dengan Erling Braut Haaland yang tengah memperkuat Borussia Dortmund.

Sayangnya, Dortmund memasang sikap jual mahal. Raksasa Jerman tersebut enggan membiarkannya pergi, dan baru akan rela jika ada klub yang berani menebusnya dengan harga lebih dari 170 juta pound di musim panas ini.

Angga segitu masih tergolong besar buat Chelsea yang punya sokongan finansial yang kuat dari Roman Abramovich. Pada akhirnya, mereka mengalah dan perhatiannya pada Romelu Lukaku.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 2 halaman

Premier League Terlalu Cepat

Perburuan Lukaku sulit. Inter Milan yang sedang mengalami krisis finansial gampang tergoda oleh uang 97,5 juta pound dari Chelsea. Kesepakatan pun tercapai hanya dalam kurun waktu kurang dari sepekan.

Lukaku melewati dua musim bersama Inter Milan dengan raihan 64 gol dari 95 penampilan di semua kompetisi. Itulah yang tidak dimiliki oleh skuat Chelsea Thomas Tuchel saat ini: anak berkualitas.

Banyak yang percaya kalau Chelsea akan tampil dengan Lukaku di lini depan kecuali Johnson. Pria yang juga pernah memperkuat Liverpool semasa karir bermainnya itu merasa kalau Lukaku tidak cocok dengan Premier League.

” Saya tidak begitu yakin Premier League cocok dengan Lukaku, jujur ​​saja. Sudah jelas dia besar, kuat, cukup mengandalkan fisik tapi saya pikir Premier League sedikit terlalu cepat buat dia,” ujar Johnson kepada

Odds Taruhan.

Read More