Empat Pemain Muda Persebaya Masih Dipertahankan

Empat Pemain Muda Persebaya Masih Dipertahankan

Diposting pada

 37 total views,  1 views today

Pelatih Persebaya Surabaya di BRI Liga 1, Aji Santoso. (c) Bola.com/Aditya Wani

Pelatih Persebaya Surabaya di BRI Liga 1, Aji Santoso. (c) Bola.com/Aditya Wani

Bola.net – Persebaya Surabaya masih mempertahankan jumlah pemain muda untuk ikut latihan bersama tim senior. Ada empat pemain yang diberi kesempatan oleh tim pelatih.

Empat pemain yang dimaksud adalah Muhammad Akrom dan Rafli Arrasyid. Serta dua pemain yang baru bergabung, yakni Moch. Widi Syarief Hidayatullah dan Bramdani.

“Saya lihat dulu progres ke depan seperti apa,” kata pelatih Persebaya, Aji Santoso, Selasa (21/12/2021).

Menurut juru taktik asal Kepanjen, Kabupaten Malang itu, dari pengamatan dirinya, empat pemain tersebut memiliki kualitas yang lumayan. Artinya mereka bisa berkembang.

Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters

1 dari 2 halaman

Punya Potensi

Aji belum memastikan sampai kapan mereka akan diberi kesempatan bergabung dengan tim senior. Khususnya dua pemain yang baru ikut latihan.

“Kami lihat dulu nanti, saya suruh dia latihan, karena baru dua kali latihan dia,” Aji menambahkan.

“Mungkin agak lama bergabung dengan latihan, saya lihat pemain ada potensi bagus,” tegas mantan pelatih Persela Lamongan dan Arema FC tersebut.

2 dari 2 halaman

Tingkatkan Intensitas

Sementara itu, memasuki pekan terakhir bulan Desember, Persebaya terus meningkatkan intensitas latihan. Tujuannya untuk menjaga kondisi pemain.

“Latihan hari ini kami mulai latihan dengan intensitas yang tinggi, pemeliharaan kondisi agar menjaga kondisi tetap terjaga,” jelasnya. .

Aji mengatakan bahwa dirinya juga akan terus menggelar persiapan. Hanya beberapa pemain yang diberi jatah libur untuk merayakan Hari Natal.

“Kami tetap latihan kecuali yang Natalan memang kami beri waktu libur untuk tidak latihan, Faso (Frank Sokoy) juga kami izinkan pulang ke Papua,” jelasnya.

“Tapi tanggal 30, dia harus sudah kembali ke sini lagi. Jadi yang natalan kami liburkan, tapi yang muslim tidak ada libur,” pungkasnya.

(Bola.net/Mustopa El Abdy)


Read More