Ini Alasan Manchester United Tidak Beli Gelandang di Deadline Day

Ini Alasan Manchester United Tidak Beli Gelandang di Deadline Day

Diposting pada

 28 total views,  3 views today

Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer. (c) AP Photo

Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer. (c) Foto AP

Bola.net –

Sebuah informasi menarik akan terungkap mengenai manuver transfer Manchester United di musim panas ini. Setan Merah ternyata sengaja tidak membeli gelandang di deadline hari. Manchester United bisa dikatakan salah satu klub paling aktif di bursa transfer musim panas 2021. Mereka adalah empat pemain ke Old Trafford, salah satunya adalah Cristiano Ronaldo.

Santer beredar bahwa Manchester United ingin pemain kelima di hari terakhir, yaitu seorang gelandang gelandang. Namun hingga deadline day lewat, tidak ada gelandang manapun yang berlabuh ke Old Trafford. Dilansir Manchester Evening News, Manchester United memang sengaja tidak menjadi gelandang di deadline day. Ada alasan khusus mengapa MU tidak ada gelandang baru. Apa alasan MU tidak gelandang? Simak selengkapnya di bawah ini.

1 dari 3 halaman

Opsi Terbatas

Menurut laporan tersebut, Manchester United benar-benar menginginkan gelandang baru di musim panas ini.Namun jelang penutupan bursa transfer, opsi yang mereka miliki sangat sedikit. Karena jumlah pemain yang mereka incar tidak pergi.

Sementara pemain-pemain yang dianggap tidak bisa menjadi pembeda bagi MU. Jadi mereka memutuskan untuk menyimpan uang jika mereka melakukan panic buying.

2 dari 3 halaman

Jadi Prioritas

Menurut laporan itu, Manchester United tetap akan mencoba gelandang baru.

Namun mereka akan mengejar gelandang incaran mereka di musim depan. Sekalian dengan striker yang jadi idaman mereka.MU dikabarkan sedang mengumpulkan dana agar bisa menjadi idaman mereka di musim depan.

3 dari 3 halaman

Target Utama

Laporan itu juga membeberkan siapa gelandang utama incaran MU di musim depan. Setan Merah dilaporkan akan dicoba untuk the Declan Rice dari West Ham.

(Berita Malam Manchester)

Read More