Persis Solo Masih Tunggak Gaji 18 Pemain, APPI dan NDRC Indonesia Siap Tagih Hak Pemain

Persis Solo Masih Tunggak Gaji 18 Pemain, APPI dan NDRC Indonesia Siap Tagih Hak Pemain

Diposting pada

 31 total views,  1 views today

BOLASPORT.COM – Legally APPI, Jannes Silitonga menyatakan bahwa rintangan akan terus berjuang untuk pemain yang tidak mendapatkan haknya.

Tercatat setidaknya saat ini ada 18 pemain masih belum mendapatkan haknya dari Persis Solo.

Tunggakan gaji tersebut terjadi pada musim lalu yakni Liga 2 2020, sebelum kepemimpinan manajemen Persis Solo yang baru.

Meski begitu, APPI dan NDRC enggan tebang pilih.

Baca Juga: Kampanyekan Nonton dari Rumah, Emtek Siapkan Program Khusus Liga 1 di Akhir Pekan

Pasalnya baik manajemen baru maupun yang lama, tunggakan gaji harus diselesaikan oleh pihak yang bertanggung jawab, dalam hal ini tentunya manajemen yang sekarang.

Namun dari ke-18 pemain itu, tujuh pemain sedang dalam pengurusan APPI dan NDRC Indonesia sebagai pihak yang meng urusi hak dan kewajiban pemain bola profesional di Indonesia.

Tujuh pemain tersebut dapat dibantu oleh APPI dan NDRC Indonesia karena memegang kontrak mereka bersama Persis Solo.

Baca Juga: Sekum Persiraja Bicara Agenda Uji Coba Jelang Berlaga di Liga 1

Namun ke-11 pemain tidak akan menahan dipegang oleh kontrak bersama tim yang saat ini dikelola oleh Kaesang Pangarep itu.

Akibatnya gugatan mereka belum bisa langsung dilayani oleh APPI dan NDRC Indonesia.

Menurut Jannes Silitonga akan berjuang habis-habisan untuk mendapatkan hak yang belum didapat oleh para pemain

“Lalu untuk 11 pemain lain yang tidak memiliki kontrak bagaimana? Kami sebagai perwakilan dari pemain tentunya akan berjuang maksimal untuk menuntut hak pemain,” katanya saat konferensi pers via Zoom yang juga dihadiri oleh Bolasport.com, Jumat (13/8/2021).

Baca Juga: Satu Pemain Persib Pemulihan Cedera, Robert Rene Alberts Fokus ke 3 Pilar saat Liga 1 2021/2022 Bergulir

Menurutnya banyak cara yang dapat dicapai untuk sisa pemain yang tidak memiliki kontrak.

Jadi sampai permasalahannya belum selesai, APPI dan NDRC akan terus berjuang tanpa henti.

“Jika ada satu pintu tertutup maka akan ada pintu lainnya dan itu pasti akan kami lakukan. Jadi kami tidak akan berhenti untuk selalu membantu pemain,” jelasnya.

Baca Juga:

Selain itu, ia menjelaskan untuk ke-11 pemain yang tidak memiliki perbedaan dengan apapun yang dimiliki oleh hukum.

Namun karena hal tersebut, dirinya tak memungkiri sedikit terhambat dalam proses penyelesaian masalah.

“Implikasi hukum tetap tetap ada. Meski tidak memiliki kontrak memang ini menghambat proses ke NDRC karena NDRC memberikan syarat harus adanya kontrak dan penyelesaiannya melalui NDRC Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga: Liga 2 Belum Mulai, Pemain Persis Malah Harus Absen Sembilan Bulan


Read More